Kamis, 31 Juli 2014 18:27:34


Selamat Datang di Website BPS Kota Probolinggo  |    |  Juni 2014, Kota Probolinggo mengalami inflasi sebesar 0,47 %  |  Kelompok Bahan Makanan merupakan penyumbang inflasi terbesar di Kota Probolinggo  |  Laju inflasi Bulan Juni 2014 untuk Jawa Timur sebesar 0,36 % dan inflasi Indonesia sebesar 0,43 %  |     |  
Berita Statistik
Juni 2014, inflasi Kota Probolinggo mencapai 0.47

Pada Bulan Juni 2014, Kota Probolinggo mengalami inflasi sebesar 0,47 persen. Inflasi juga terjadi di seluruh kota IHK di Jawa Timur. Inflasi tertinggi terjadi di Sumenep sebesar 0,70 persen, diikuti oleh Kota Kediri sebesar 0,52 persen, Kota Probolinggo sebesar 0,47 persen, Kota Madiun sebesar 0,43 persen, Kota Surabaya dan Banyuwangi sebesar 0,37 persen, kota Malang sebesar 0,31 persen dan inflasi terendah terjadi di Jember sebesar 0,12 persen.
Selengkapnya
Gambaran Umum Usaha Pertanian di Kota Probolinggo

Hasil ST2013 menunjukkan bahwa usaha pertanian di Kota Probolinggo didominasi oleh jenis usaha rumah tangga. Hal ini tercermin dari besarnya jumlah rumah tangga usaha pertanian jika dibandingkan dengan perusahaan pertanian berbadan hukum atau usaha pertanian lainnya, yaitu selain rumah tangga dan perusahaan pertanian berbadan hukum. Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Kota Probolinggo hasil ST2013 tercatat sebanyak 9.968 rumah tangga, menurun sebesar 26,05 persen dari hasil Sensus Pertanian 2003 (ST2003) yang tercatat sebanyak 13.479 rumah tangga. Sedangkan jumlah perusahaan pertanian berbadan hukum hasil ST2013 tercatat sebanyak 5 perusahaan dan usaha pertanian lainnya sebanyak 2 unit.
Selengkapnya
Hasil Sensus Pertanian 2013 Kota Probolinggo

Hasil pencacahan lengkap ST2013 di Kota Probolinggo, jumlah rumah tangga usaha pertanian sebanyak 9.968 rumah tangga. Jumlah rumah tangga usaha pertanian terbanyak terdapat pada subsektor peternakan sebesar 7.098 rumah tangga, sedangkan subsektor perkebunan memiliki rumah tangga usaha pertanian paling sedikit yaitu 36 rumah tangga.
Selengkapnya
Jumlah Petani di Indonesia menurun

Kepala BPS, Suryamin menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pencacahan lengkap ST2013, jumlah rumah tangga usaha pertanian di Indonesia sebanyak 26,14 juta rumah tangga. Jumlah rumah tangga usaha pertanian terbanyak terdapat pada subsektor tanaman pangan, peternakan, dan perkebunan yang masing-masing berjumlah 17,73 juta, 12,97 juta dan 12,77 juta. Sedangkan subsektor perikanan memiliki rumah tangga usaha pertanian paling sedikit yaitu 0,86 juta.
Selengkapnya
Gambaran Perekonomian Kota Probolinggo 2012

Sektor-sektor yang berperan dalam perkembangan perekonomian Kota Probolinggo diantaranya sektor perdagangan, hotel dan restoran; sektor pengangkutan dan komunikasi dan sektor industri pengolahan. Sektor perdagangan, hotel dan restoran sebagai sektor yang paling dominan di kota Probolinggo pada tahun 2012.
Selengkapnya
Bulan Mei 2014, inflasi di seluruh kota IHK di Jawa Timur

Dari 8 kota di Jawa Timur yang menjadi Kota IHK Nasional, seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Jember sebesar 0,43 persen, diikuti oleh Kota Malang sebesar 0,37 persen, Surabaya dan Madiun sebesar 0,17 persen, Kota Probolinggo sebesar 0,12 persen, Sumenep sebesar 0,08 persen, Banyuwangi sebesar 0,05 persen dan Kota Kediri sebesar 0,02 persen.
Selengkapnya




Berita Resmi Statistik

Kegiatan BPS
Kegiatan Sensus dan Survei
Kegiatan Statistik Lainnya

Selengkapnya

Publikasi BPS
Indonesia     English 

Indikator Statistik Kota Probolinggo, 2012-2013




Statistik Website

Hari Ini : 24
Kemarin : 36
Bulan ini : 2050
Tahun ini : 13972
Total : 77437
Hits Count : 141
Now Online : 2 User